Important Information
This website is managed by Ultima Markets’ international entities, and it’s important to emphasise that they are not subject to regulation by the FCA in the UK. Therefore, you must understand that you will not have the FCA’s protection when investing through this website – for example:
Note: Ultima Markets is currently developing a dedicated website for UK clients and expects to onboard UK clients under FCA regulations in 2026.
If you would like to proceed and visit this website, you acknowledge and confirm the following:
Ultima Markets wants to make it clear that we are duly licensed and authorised to offer the services and financial derivative products listed on our website. Individuals accessing this website and registering a trading account do so entirely of their own volition and without prior solicitation.
By confirming your decision to proceed with entering the website, you hereby affirm that this decision was solely initiated by you, and no solicitation has been made by any Ultima Markets entity.
I confirm my intention to proceed and enter this websitePada pertemuan bulan Januari, Federal Reserve (Fed) memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan di 5,25%-5,5%, bertahan di level tertinggi selama 23 tahun untuk pertemuan keempat berturut-turut, sesuai dengan ekspektasi. Para pembuat kebijakan menyampaikan bahwa mereka ragu-ragu untuk menurunkan suku bunga sampai mereka lebih yakin akan inflasi yang mendekati 2% secara berkelanjutan.
Selama konferensi pers, Ketua Fed Powell mengindikasikan kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun ini, tetapi menekankan bahwa keputusan akan dibuat berdasarkan pertemuan per pertemuan, mengungkapkan skeptisisme tentang penurunan pada bulan Maret. Pada saat yang sama, The Fed menghilangkan referensi untuk potensi kenaikan suku bunga dalam pernyataannya, mengutip keseimbangan yang lebih baik dalam risiko yang terkait dengan pencapaian tujuan ketenagakerjaan dan inflasi.
Namun, the Fed menekankan kesiapan untuk menyesuaikan kebijakan moneter jika risiko-risiko yang muncul mengancam tujuan-tujuan tersebut. Bank sentral mengakui adanya sedikit pelonggaran inflasi selama setahun terakhir tetapi menyoroti bahwa inflasi masih tetap tinggi. Akibatnya, dolar AS menguat dan rebound di atas level 103,5, sementara imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun berada di dekat level terendah dalam 2 minggu di 3,97%.
Meskipun begitu, tekanan jual menghantam saham-saham. Selama sesi perdagangan hari Rabu, Dow Jones turun 0,82%, S&P 500 turun 1,61%, dan Nasdaq Composite anjlok 2,23%. Seluruh 11 sektor S&P berakhir di zona merah, dengan sektor jasa komunikasi, teknologi, dan energi memimpin aksi jual.
(Fed Fund Rates)
(Dollar Index Six-month Chart)
Disclaimer
Komentar, berita, penelitian, analisis, harga, dan semua informasi yang terkandung dalam artikel hanya berfungsi sebagai informasi umum untuk pembaca dan tidak menyarankan saran apa pun. Ultima Markets telah mengambil langkah-langkah yang wajar untuk memberikan informasi terkini, namun tidak dapat menjamin keakuratannya, dan dapat melakukan perubahan tanpa pemberitahuan. Ultima Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat penggunaan informasi yang diberikan.
Ultima Markets menyediakan lingkungan trading dengan biaya paling kompetitif untuk komoditas umum di seluruh dunia.
Mulai SekarangPantau Pasar Di mana Saja
Pasar rentan terhadap perubahan penawaran dan permintaan
Menarik bagi investor yang menyukai spekulasi harga
Likuiditas yang dalam dan beragam, tanpa biaya tersembunyi
Tanpa dealing desk dan tanpa requote
Eksekusi cepat melalui server Equinix NY4