Trade Anytime, Anywhere
Important Information
This website is managed by Ultima Markets’ international entities, and it’s important to emphasise that they are not subject to regulation by the FCA in the UK. Therefore, you must understand that you will not have the FCA’s protection when investing through this website – for example:
Note: Ultima Markets is currently developing a dedicated website for UK clients and expects to onboard UK clients under FCA regulations in 2026.
If you would like to proceed and visit this website, you acknowledge and confirm the following:
Ultima Markets wants to make it clear that we are duly licensed and authorised to offer the services and financial derivative products listed on our website. Individuals accessing this website and registering a trading account do so entirely of their own volition and without prior solicitation.
By confirming your decision to proceed with entering the website, you hereby affirm that this decision was solely initiated by you, and no solicitation has been made by any Ultima Markets entity.
I confirm my intention to proceed and enter this website Please direct me to the website operated by Ultima Markets , regulated by the FCA in the United KingdomDalam dunia trading baik itu saham, forex, maupun kripto, kemampuan dalam membaca grafik adalah keterampilan yang membedakan antara spekulan amatir dan trader profesional. Di antara ratusan indikator teknikal yang tersedia, terdapat satu metode klasik yang hingga kini tetap menjadi primadona yakni: Analisis Candlestick.
Dua pola yang paling sering dicari karena akurasinya yang tinggi adalah hammer candle dan shooting star candle. Kedua pola ini merupakan salah satu dari 5 Reversal Patterns Paling Akurat, dan artikel selengkapnya bisa langsung Anda baca melalui tautan tersebut. Mengapa kedua pola ini begitu istimewa? Karena mereka bukan sekadar coretan garis di layar, melainkan representasi visual dari “perang psikologis” antara pembeli (bulls) dan penjual (bears).
Sebelum kita membedah satu per satu, kita perlu memahami bahwa setiap batang lilin (candle) menceritakan sebuah kisah. Sebuah candle memiliki empat komponen harga: pembukaan (open), penutupan (close), tertinggi (high), dan terendah (low).
Pola hammer candle dan shooting star candle termasuk dalam kategori reversal patterns (pola pembalikan). Artinya, kemunculan mereka menandakan bahwa tren yang sedang berlangsung kemungkinan besar akan segera berakhir dan berbalik arah. Memahami pola ini memungkinkan trader untuk masuk ke pasar tepat saat tren baru akan dimulai, yang sering kali memberikan rasio risk-to-reward yang sangat menguntungkan.

Hammer candle adalah pola bullish reversal yang terbentuk di ujung tren menurun (downtrend). Sesuai namanya, bentuknya menyerupai palu dengan karakteristik fisik yang sangat spesifik.
Bayangkan pasar sedang dalam tekanan jual yang hebat. Harga terus merosot hingga mencapai titik terendah baru. Namun, di tengah sesi, para pembeli mulai masuk dengan kekuatan besar dan mendorong harga kembali naik mendekati harga pembukaan.
Ekor panjang di bawah menunjukkan bahwa penjual sempat mendominasi, tetapi akhirnya “dipukul mundur” oleh pembeli. Penutupan harga yang dekat dengan harga pembukaan menandakan bahwa momentum jual telah habis dan para pembeli kini memegang kendali.

Jika hammer adalah berita baik bagi pembeli, maka shooting star candle adalah peringatan keras. Pola ini adalah kebalikan dari hammer dan merupakan pola bearish reversal yang muncul di puncak tren naik (uptrend).
Saat tren naik sedang kuat-kuatnya, pembeli mencoba mendorong harga ke level yang lebih tinggi lagi (ujung ekor atas). Namun, di level tersebut, terjadi aksi ambil untung besar-besaran atau masuknya penjual baru yang sangat agresif. Harga kemudian jatuh kembali ke bawah. Bentuk “bintang jatuh” ini menunjukkan bahwa upaya pembeli untuk melanjutkan tren naik telah gagal total, dan para penjual siap mengambil alih kemudi pasar.
Mengetahui bentuknya saja tidak cukup. Anda harus tahu bagaimana cara menggunakannya sebagai alat pengambil keputusan. Berikut adalah beberapa kegunaan utama dari kedua pola ini:
A. Mengidentifikasi Titik Balik (Reversal Point)
Kegunaan utama kedua pola ini adalah sebagai sinyal bahwa tren sudah “lelah”.
B. Menentukan Level Stop Loss yang Objektif
Salah satu keunggulan trading dengan pola candlestick adalah penempatan risiko yang jelas.
C. Sebagai Filter Konfirmasi
Trader profesional jarang menggunakan candle secara mandiri. Mereka menggunakannya sebagai konfirmasi di level-level penting seperti Support dan Resistance. Jika hammer muncul tepat di garis Support kuat, probabilitas keberhasilan trading Anda akan meningkat drastis.

Salah satu kesalahan pemula adalah langsung masuk posisi sesaat setelah melihat satu batang hammer atau shooting star. Di pasar yang volatil, “sinyal palsu” sering terjadi. Berikut cara memvalidasinya:
Perhatikan Volume
Sinyal pembalikan yang valid biasanya disertai dengan volume perdagangan yang meningkat. Jika sebuah shooting star candle terbentuk dengan volume yang sangat rendah, ada kemungkinan itu hanyalah fluktuasi sementara, bukan pembalikan tren yang sebenarnya.
Konfirmasi Candle Berikutnya
Tunggu satu candle lagi setelah pola terbentuk.
Gunakan Indikator Tambahan
Anda bisa mengombinasikannya dengan indikator oscillator seperti RSI (Relative Strength Index). Jika shooting star muncul saat RSI berada di area overbought (di atas 70), maka sinyal tersebut menjadi jauh lebih valid untuk melakukan penjualan.
| Fitur | Hammer Candle | Shooting Star Candle |
| Arah Tren Sebelumnya | Downtrend (Turun) | Uptrend (Naik) |
| Sinyal | Bullish Reversal (Akan Naik) | Bearish Reversal (Akan Turun) |
| Letak Ekor Panjang | Di Bawah (Lower Shadow) | Di Atas (Upper Shadow) |
| Posisi Tubuh (Body) | Di Atas | Di Bawah |
| Lokasi Ideal | Area Support | Area Resistance |
Memahami hammer candle dan shooting star candle akan memberi Anda “mata” baru dalam melihat pergerakan harga. Namun, ingatlah bahwa tidak ada pola yang 100% akurat. Keberhasilan dalam trading bergantung pada kombinasi antara analisis teknikal yang tepat, manajemen risiko yang ketat, dan psikologi trading yang tenang.
Selalu lakukan pengujian (backtest) pada akun demo sebelum menerapkannya di pasar nyata. Dengan latihan yang konsisten, Anda akan mampu mendeteksi peluang-peluang emas yang ditawarkan oleh pola-pola dari candle atau lilin legendaris ini.
Ya, pola ini bisa ditemukan dari grafik 1 menit (M1) hingga bulanan (Monthly). Namun, semakin besar timeframe, semakin akurat sinyalnya. Pola hammer di grafik Daily (harian) jauh lebih valid dibandingkan di grafik 5 menit, karena grafik menit sering kali mengandung banyak “noise” atau fluktuasi harga yang tidak berarti secara psikologis.
Secara teknis, warna tidak membatalkan pola, tetapi warna memberikan indikasi kekuatan momentum.
Hammer: Hammer dengan tubuh hijau (bullish) dianggap lebih kuat karena menunjukkan pembeli berhasil mendorong harga hingga ditutup di atas harga pembukaan.
Shooting Star: Shooting star dengan tubuh merah (bearish) dianggap lebih valid karena menunjukkan penjual berhasil menekan harga hingga ditutup di bawah harga pembukaan. Namun, yang paling utama tetaplah panjang ekornya (minimal 2-3 kali ukuran tubuh).
Keduanya memiliki bentuk yang sama (tubuh kecil di bawah, ekor panjang di atas). Perbedaannya kembali lagi pada konteks tren:
Inverted Hammer: Muncul di dasar tren turun. Ini adalah sinyal bullish reversal.
Shooting Star: Muncul di puncak tren naik. Ini adalah sinyal bearish reversal.
Penafian: Informasi yang disampaikan di sini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi dan tidak merupakan, serta tidak dapat dianggap sebagai, nasihat keuangan, investasi, hukum, atau nasihat profesional lainnya dalam bentuk apa pun. Setiap pernyataan atau pendapat yang tercantum dalam dokumen ini tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi atau saran dari Ultima Markets atau pihak manapun terkait dengan produk investasi, strategi, atau transaksi tertentu. Pembaca dihimbau untuk tidak semata-mata bergantung pada isi dokumen ini dalam mengambil keputusan investasi, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen yang kompeten.